Lewati ke konten
SAGUSATAL Indonesia

Artikel · Alat AI Guru

Cernak Badan Bahasa: Menulis Cerita Anak Berjenjang A sampai E dengan AI

Cernak Badan Bahasa membantu guru menulis cerita anak sesuai perjenjangan buku jenjang A–E, delapan genre, dan nilai karakter Perpres 87/2017, lengkap dengan outline dan naskah.

Redaksi SAGUSATAL 5 menit baca

Cernak Badan Bahasa: Menulis Cerita Anak Berjenjang A sampai E dengan AI

Menulis cerita anak tidak cukup dengan ide yang menarik. Panjang kalimat, jumlah halaman, dan kosakata harus cocok dengan kemampuan baca anak. Cernak Badan Bahasa di SAGUSATAL membantu guru menulis cerita anak berjenjang yang mengikuti Pedoman Perjenjangan Buku, sehingga naskah lebih siap dipakai untuk gerakan literasi sekolah, lomba, atau buku bacaan kelas.

Apa itu Cernak Badan Bahasa?

Cernak Badan Bahasa adalah alat AI menulis cerita anak yang mengacu pada Pedoman Perjenjangan Buku (Nomor 030/P/2022), panduan penulisan buku cerita anak, dan nilai karakter Perpres No. 87/2017. Nama alat ini menunjukkan acuan yang dipakai, bukan berarti alat ini produk resmi Badan Bahasa. Alat ini mencakup tujuh jenjang pembaca, dari anak usia dini sampai remaja. Hasil akhirnya berupa outline, naskah per halaman, dan pelengkap naskah, yang bisa diekspor ke Word.

Fitur & isian yang tersedia

Layar kerja memiliki tiga tahap: Input Data, Outline Cerita, dan Penulisan Naskah. Isian pada tahap pertama:

  • Jenjang Pembaca (wajib), tujuh pilihan: A Pembaca Dini (12–16 halaman, 1–3 kata per halaman, dominan ilustrasi), B1 Pembaca Awal 1 (16 halaman, 1–4 kata per kalimat), B2 Pembaca Awal 2 (24 halaman, 4–8 kata per kalimat), B3 Pembaca Awal 3 (32 halaman, 8–12 kata per kalimat), C Pembaca Semenjana (40 halaman), D Pembaca Madya (48 halaman atau lebih), dan E Pembaca Mahir (56 halaman atau lebih).
  • Genre Cerita (wajib): Cerita Bergambar, Cerita Realistik, Fantasi, Fabel, Legenda, Dongeng Modern, Fiksi Sains, dan Fiksi Sejarah.
  • Tema Cerita (wajib): Alam dan Lingkungan, Keluarga dan Persahabatan, Petualangan, Budaya dan Tradisi, Pendidikan dan Pengetahuan, Pengembangan Diri, Kesehatan dan Olahraga, serta Kreativitas dan Seni. Ada kolom Topik Spesifik yang opsional.
  • Identitas Naskah: Judul Cerita (opsional), Nama Penulis, dan Premis/Ide Cerita (opsional).
  • Nilai Karakter: 18 nilai Perpres No. 87/2017, seperti Jujur, Disiplin, Mandiri, Rasa Ingin Tahu, dan Peduli Sosial. Bila tidak dipilih, AI tetap memasukkan nilai positif.

Setelah outline terbentuk, panel Info Naskah merangkum jenjang, genre, tema, jumlah halaman, dan aturan format. Setiap halaman memiliki tombol Tulis, dan ada tombol Tulis Semua Halaman. Tombol pelengkap menghasilkan Penokohan, Sinopsis, Ilustrasi, Blurb, dan Bionarasi. Tombol Export .doc (A4 Portrait) menyusun dokumen Word dengan halaman identitas (penulis, judul, jenjang, genre, tema).

Mode Chat AI menyediakan perintah CERITA1 sampai CERITA11. Yang paling berguna untuk guru adalah CERITA11, yaitu review dan evaluasi naskah berdasarkan standar perjenjangan. Bilah karya menyediakan simpan otomatis, menu Unduh, dan Riwayat.

Mode Chat AI Cernak Badan Bahasa dengan perintah cepat CERITA1 sampai CERITA11

Mode Chat AI Cernak Badan Bahasa dengan perintah cepat CERITA1 sampai CERITA11

Siapa yang bisa memakai & biayanya

Semua anggota SAGUSATAL yang sudah masuk dapat memakai alat ini tanpa paket Pro atau Max. Pemakaian gratis dari SAGUSATAL bila Anda memasang kunci API sendiri di Kunci API & Pemakaian. Tanpa kunci aktif, alat memakai fasilitas AI admin dan saldo Dompet dipotong sesuai token yang terpakai.

Cara memakai Cernak Badan Bahasa langkah demi langkah

  1. Buka menu Alat AI Menulis → Alat AI, lalu pilih Cernak Badan Bahasa.
  2. Pilih jenjang pembaca sesuai usia dan kemampuan baca murid.
  3. Pilih genre dan tema cerita, lalu isi topik spesifik bila ada.
  4. Lengkapi identitas naskah dan premis, lalu pilih nilai karakter.
  5. Klik Generate Outline Cerita dan periksa alurnya.
  6. Tulis naskah per halaman dengan tombol Tulis, atau sekaligus dengan Tulis Semua Halaman.
  7. Buat pelengkap seperti sinopsis, deskripsi ilustrasi, dan blurb.
  8. Unduh dengan Export .doc atau menu Unduh.

Contoh penggunaan di kelas

Guru kelas 1 SD memilih jenjang B1, genre Fabel, dan tema Keluarga dan Persahabatan. Hasilnya buku 16 halaman dengan kalimat sangat pendek yang cocok untuk latihan membaca permulaan.

Guru Bahasa Indonesia SMP memilih jenjang D, genre Fiksi Sejarah, dan tema Budaya dan Tradisi. Naskah yang lebih panjang dengan konflik bercabang bisa menjadi model teks narasi sebelum murid menulis cerita sendiri.

Tips agar hasilnya maksimal

  • Pilih jenjang dengan jujur. Sesuaikan dengan kemampuan baca murid, bukan hanya kelasnya.
  • Hitung ulang kalimat. Untuk jenjang A, B1, dan B2, pastikan jumlah kata per kalimat benar-benar sesuai batas.
  • Minta review. Gunakan perintah CERITA11 di Chat AI untuk menilai naskah sebelum disunting.
  • Hindari menggurui. Biarkan pesan moral muncul dari tindakan tokoh, bukan dari nasihat panjang.
  • Siapkan ilustrator. Deskripsi ilustrasi dari AI bisa menjadi bahan brief untuk ilustrator atau murid.

Kesimpulan

Cernak Badan Bahasa membantu guru menulis cerita anak yang tepat jenjang tanpa harus menghafal semua aturan perjenjangan. Silakan daftar lalu buka Cernak Badan Bahasa. Baca juga 20 alat AI menulis SAGUSATAL, Cernak Dwibahasa, dan SAGUSATAL Kids Pro.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Cernak Badan Bahasa produk resmi Badan Bahasa?

Bukan. Alat ini buatan SAGUSATAL yang mengacu pada Pedoman Perjenjangan Buku dan panduan penulisan cerita anak. Naskah tetap perlu disunting dan dinilai oleh penulis.

Jenjang apa saja yang tersedia?

Tujuh jenjang: A (Pembaca Dini), B1, B2, B3 (Pembaca Awal), C (Pembaca Semenjana), D (Pembaca Madya), dan E (Pembaca Mahir).

Bisakah AI menilai naskah yang sudah saya tulis?

Bisa. Buka Chat AI dan gunakan perintah CERITA11 untuk review dan evaluasi naskah, lalu tempel atau lampirkan naskah Anda.

Dalam format apa naskah bisa diunduh?

Tombol Export .doc menghasilkan dokumen Word A4 potret. Menu Unduh di bilah karya juga menyediakan Word, PDF, Markdown, teks, HTML, dan JSON.

Bagikan: WhatsApp Facebook X

Baca juga